Desa Kalibendo, Lumajang – Kelompok Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan rebranding UMKM Aroma milik Ibu Toyibah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2025, dengan fokus utama pada optimalisasi media sosial, pembuatan katalog produk hingga pendampingan strategi pemasaran digital.
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 29 Juli 2025, saat tim PMM melakukan kunjungan pertama ke rumah produksi UMKM AROMA untuk berkoordinasi sekaligus meminta izin langsung kepada pemilik usaha. Dalam pertemuan tersebut, tim PMM juga mendiskusikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan, termasuk ide-ide pengembangan konten media sosial dan konsep promosi yang lebih menarik.

Pada tanggal 30 Juli 2025, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemotretan produk dan pengambilan video singkat yang akan digunakan sebagai konten media sosial. Tim juga melakukan pembaruan tampilan instagram UMKM AROMA, seperti penambahan fitur linktree dan pembuatan katalog. Harapannya, tampilan media sosial UMKM AROMA menjadi lebih menarik dan mudah diakses oleh konsumen, khususnya generasi muda.

Pada tanggal 31 Juli 2025. Pada hari itu, kelompok PMM memberikan edukasi secara langsung kepada Ibu Toyibah tentang pentingnya rebranding produk, rebranding media sosial, pembuatan keranjang kuning di TikTok, hingga bagaimana membangun narasi cerita usaha agar lebih menyentuh konsumen. Selain itu, mahasiswa juga mengadakan edukasi tentang algoritma media sosial agar pemilik UMKM dapat memahami cara meningkatkan viewers dan engagement secara organik.Ibu Toyibah menyambut kedatangan tim PMM dengan sangat baik. “Saya merasa sangat senang dan terbantu. Harapan saya, usaha yang sudah ada ini bisa semakin dikenal dan banyak pelanggan baru yang datang. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah membantu rebranding Produk Aroma agar dikenal lebih luas,” ujar Ibu Toyibah.
Tidak hanya berhenti pada edukasi, tim PMM juga mendampingi pembuatan konten promosi seperti video promosi pembuatan salah satu produk. Dengan demikian, UMKM AROMA diharapkan memiliki identitas visual yang lebih profesional dan mudah diingat oleh konsumen.
Melalui program rebranding ini, mahasiswa berharap UMKM AROMA dapat meningkatkan daya saing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga ke pasar yang lebih luas. Kolaborasi ini menjadi langkah penting agar usaha yang sudah bertahan hampir satu dekade ini dapat terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan tren digital.
Program pengabdian seperti ini juga menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Muhammadiyah Malang dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain memberikan pengalaman belajar praktis bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi jembatan kerja sama antara dunia akademik dengan pelaku UMKM desa demi kemajuan dan kemandirian ekonomi lokal.
sumber berita: https://www.kompasiana.com/