Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) merupakan wadah bagi para mahasiswa aktif untuk menyampaikan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM UMM Kelompok 4 ini telah berhasil menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat pada pelaku UMKM Kelurahan Sisir khususnya di RW 02 pada Kamis (31/7/2025).

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang terdiri dari 4 orang anggota yang di koordinatori oleh Frisca Ayudya Aryani dan 3 anggota lainnya Fena Nurmala, Galuh Dwi Oktavianingtias, dan Izza Afkarina. Kelompok ini dibimbing langsung oleh Ibu Gina Harventy., SE., M,Si., Ak., CA. Menunjukkan bahwa promosi di era digital saat ini terbukti lebih efektif dalam meningkatkan omzet dan eksposur pasar bagi para pelaku UMKM lokal. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) ini merupakan salah satu bentuk penerapan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Mahasiswa membantu pelaku UMKM di Kelurahan Sisir dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran melalui kegiatan PMM. Perluasan pasar dan peningkatan omzet memalui digital marketing, tujuan utamanya agar UMKM tidak hanya bertahan tetapi juga dapat berkembang lebih optimal.

Membantu para pelaku UMKM dalam menciptakan konten pemasaran digital merupakan tujuan utama yang telah dijalankan. Foto produk profesional, video singkat yang menarik, serta penulisan caption yang memikat digunakan dalam materi ini untuk menarik pelanggan ke media sosial dan layanan digital yang lainnya. PMM UMM Kelompok 4 berharap dengan pendekatan ini, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan membangun brand awareness yang kuat.

 

 

Frisca, selaku koordinator PMM UMM kelompok 5, menjelaskan mengenai dampak positif dari kegiatan digitalisasi pemasaran yang kelompok 4 lakukan “kegiatan pembuatan konten dan sosialisasi digitalisasi ini sangat efektif bagi pelaku UMKM di kelurahan Sisir. Saya melihat antusiasme dan juga pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya pemasaran digital”

Penjelasan Frisca menegaskan bahwa pendampingan yang diberikan tidak hanya bersifat teoris, melainkan langsung berdampak pada peningkatan kapasitas kompetensi pelaku UMKM digital.

Tanggapan Ibu Nur, selaku pelaku UMKM kelurahan Sisir RW 02, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program PMM UMM kelompok 4 “saya sangat berterima kasih atas adanya sosialisasi dan pembuatan konten pemasaran dari mahasiswa UMM kelompok 4. Sebelumnya kami hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan WhatsApp saja, sekarang produk kami bisa dikenal lebih luas”.

Pengalaman ini menjadi bukti bahwa inovasi dan pendampingan sangat dibutuhkan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM Lokal.

 

Kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi digital akan menentukan masa depan bisnis bagi pelaku UMKM di Kelurahan Sisir dan lokasi lainnya. Jangan takut untuk terus mencoba hal-hal baru saat membuat konten. Selain menjual produk, konten yang tepat dan konsisten dapat meningkatkan pengenalan brand dan memperkuat loyalitas pelanggan. Di era digital ini, kualitas paling berharga adalah kemampuan untuk berubah dan beradaptasi.

sumber berita: https://www.kompasiana.com/